Archive | Sastra RSS feed for this section

D’ArtBeat dan Trilogi Panggung Kehidupan

23 Oct

Jakarta memang memberikan berbagai kesempatan. Salah satunya kesempatan menikmati kegiatan seni dan budaya. Setelah sebelumnya menikmati pagelaran wayang orang, Petroek Ngimpi yang dibawakan oleh Paguyuban Gumathok dan Wayang Orang Bharata di TIM, 26 Agustus 2010 lalu, kesempatan menikmati drama musikal pun hadir pula.

Adalah D’ArtBeat yang menyajikan drama musikal tersebut. Dalam pementasan mereka di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta, 25 September 2010 lalu, mereka mengusung drama bertajuk ”Satu Kata yang Terlupa”. Pagelaran ini merupakan kelanjutan dari Road Show Trilogi Panggung Kehidupan yang sebelumnya juga menampilkan drama musikal, ”Pulang”.

Continue reading

Advertisements

Luna Vidya dan Monolog “Menunggu Matahari”

29 Apr

”Masih gelap, selalu masih gelap. Kapan pagi datang?” Begitulah Luna Vidya mengawali monolognya di Newseum Cafe, Jakarta, 16 April 2010 lalu. Didampingi Abdi Karya, rekannya, malam itu Luna memerankan sosok Maria dari Sikhar.

Dalam pembukaan tersebut, Luna menggambarkan kegalauan Maria. Galau karena tidak sempat membaluri jasad Yesus dengan rempah-rempah. Galau karena tidak sempat memberi perlakuan yang layak kepada tubuh Yesus. Sebab ketika Yesus disalib, hari Sabat memang sudah sangat dekat. Namun, tetap saja itu seharusnya tidak membuatnya mengabaikan jasad Guru yang sangat ia hormati itu

Maria dari Sikhar
Mungkin banyak yang tidak begitu mengenal siapa Maria dari Sikhar ini. Saya sendiri semula bertanya-tanya, ini Maria yang mana? Sebab kalau kita mencermati isi Alkitab, khususnya kitab-kitab Injil, kita akan menemukan beberapa Maria. Pertama-tema, tentulah kita mengenal Maria ibu Yesus. Lalu ada juga Maria Magdalena, yaitu perempuan yang pernah dibebaskan Yesus dari tujuh roh jahat.

Continue reading

Sastra Goceng: Ditangisi atau Disyukuri?

7 Mar

Setiap kali ada pesta buku, salah satu jenis buku yang pasti saya cari ialah buku sastra. Memang saya tidak selalu menghampiri stan yang menjajakan buku-buku sastra. Namun, saya pasti melihat buku sastra apa saja yang bisa saya temukan di berbagai stan.

Dalam kegiatan Kompas-Gramedia Fair yang lalu, saya cukup terpuaskan, salah satunya oleh sebuah karya Korrie Layun Rampan. Apalagi beliau merupakan salah seorang sastrawan favorit saya. Tidak hanya karena banyak mengangkat budaya suku Dayak, tetapi juga karena gaya bahasanya yang menurut saya cukup indah dan enak dibaca. Karya yang saya maksudkan ialah kumpulan cerpen berjudul Melintasi Malam.

Namun, yang segera membuat saya segera ”mengamankan”-nya ialah harga jual buku kecil tersebut. Hanya Rp5.000! Sudah menemukan karya sastrawan favorit, harganya juga sangat murah.

Continue reading

Napas Kristen pada Angkatan Pujangga Baru

24 Apr

Dalam khazanah kesusastraan Indonesia, aspek religi banyak dikumandangkan dalam bentuk sajak. Ada pula Taufiq Ismail, Emha Ainun Najib, dan banyak lagi. Apalagi ketika membicarakan Pujangga Baru, tentulah orang akan teringat akan nama Amir Hamzah, Sang Raja Pujangga Baru, yang tak kalah sering menulis sajak religi. Namun, warna Kristen di kesusastraan Indonesia tidaklah banyak[1].

Meski demikian, bukan berarti tidak ada sastrawan Kristen yang pernah menghias kesusastraan negeri ini[2]. Masih satu angkatan dengan Sang Raja Pujangga Baru, tercatat pula nama J.E. Tatengkeng. Bila yang satu berasal dari Indonesia bagian barat, yang lain berasal dari Indonesia bagian timur. Hanya saja, J.E. Tatengkeng merupakan satu-satunya sastrawan yang menghadirkan nuansa kekristenan pada zamannya.

Continue reading

“Like a Song in the Night”

10 Apr

Kalau Anda pernah melihat profil saya di SABDA Space, Anda akan menemukan kalau saya merupakan salah satu penggemar lagu-lagu lama. Saya mulai menggemari grup-grup musik zaman dulu setidaknya sejak kelas 5 SD. Lalu sampai sekarang, kekaguman saya pada kualitas lagu-lagu lama tidak pernah pudar.

Tidak heran pula kalau saya gemar mengoleksi album-album dari grup-grup musik tahun 1960-an dan para penyanyi solo pada masa-masa tersebut. Koleksi perdana saya adalah Past Master Volume One dari The Beatles. Ada juga Bread, John Denver, Elvis Presley, George Harrison, John Lennon, maupun Paul McCartney. Mulai dari kaset, CD, VCD, bahkan MP3.

Continue reading

Tokoh-Tokoh Cerita Pendek Indonesia

29 Feb

Tokoh-Tokoh Cerita Pendek IndonesiaCerita pendek tentunya bukan hal yang baru bagi Anda. Jenis karya tulis ini bisa dibilang sangat populer di kalangan masyarakat dari berbagai lapisan usia. Tidak mengherankan memang mengingat cerita pendek dapat ditemui di hampir berbagai media, kecuali televisi.

Karena sasarannya juga beragam, tidak heran kalau kita bisa menemukan kategori-kategori tertentu untuk cerita pendek. Ada cerita pendek untuk anak-anak, misalnya yang dimuat dalam majalah Bobo. Ada juga cerita pendek remaja, seperti terdapat dalam GetFresh. Lalu yang sering dimuat di surat kabar seperti Kompas dan Sinar Harapan, yang sering kali dianggap memiliki nilai sastra yang (cukup) tinggi. Yang jelas, kategori itu bisa muncul tergantung dari sudut pandang mana kita melihatnya.

Continue reading

Bulan Bahasa (dan Sastra) di Mata Anak Muda

3 Dec

Apa yang menyebabkan bulan Oktober ditetapkan sebagai bulan bahasa? Pasti Anda juga bisa menjawabnya. Ya, bulan Oktober ditetapkan sebagai bulan bahasa karena pada 28 Oktober 1928 para pendahulu bangsa kita mencetuskan Sumpah Pemuda dengan bahasa, bahasa Indonesia, sebagai butir ketiganya. Belakangan, bulan Oktober tidak disebut sebagai bulan bahasa saja, tapi bulan bahasa dan sastra. Ini seharusnya dilakukan sejak lama. Sebab meskipun bahan dasar sastra merupakan bahasa, kompleksitasnya kadang melampaui bahasa.

Continue reading