Tokoh-Tokoh Cerita Pendek Indonesia

29 Feb

Tokoh-Tokoh Cerita Pendek IndonesiaCerita pendek tentunya bukan hal yang baru bagi Anda. Jenis karya tulis ini bisa dibilang sangat populer di kalangan masyarakat dari berbagai lapisan usia. Tidak mengherankan memang mengingat cerita pendek dapat ditemui di hampir berbagai media, kecuali televisi.

Karena sasarannya juga beragam, tidak heran kalau kita bisa menemukan kategori-kategori tertentu untuk cerita pendek. Ada cerita pendek untuk anak-anak, misalnya yang dimuat dalam majalah Bobo. Ada juga cerita pendek remaja, seperti terdapat dalam GetFresh. Lalu yang sering dimuat di surat kabar seperti Kompas dan Sinar Harapan, yang sering kali dianggap memiliki nilai sastra yang (cukup) tinggi. Yang jelas, kategori itu bisa muncul tergantung dari sudut pandang mana kita melihatnya.

Asal-usul cerita pendek di Indonesia boleh dibilang tidak begitu jelas. Kebanyakan mungkin akan mengacu pada M. Kasim dengan kumpulan cerpennya dalam Teman Duduk (1936) dan Suman Hs. dengan Kawan Bergelut (1938). Namun, bukan tidak mungkin kalau sejarah cerita pendek Indonesia sudah diawali jauh sebelum itu, mungkin sejak paruh akhir 1800-an dan awal 1900-an, mengingat

Para penulis sejarah sastra dan kritikus sastra Indonesia lebih menekankan kelahiran sastra Indonesia dari penerbitan formal Balai Pustaka–organ penerbitan kolonial–yang lebih berpihak pada kepentingan penjajah. Media massa maupun penerbitan yang bercorak kebangsaan–di luar Balai Pustaka–dianggap bacaan liar dan hingga kini sangat sedikit mendapat perhatian, meskipun fiksi-fiksi awal itu menunjukkan ciri yang khas dari kehidupan manusia pada zamannya. (Halaman xi–xii)

Buku Tokoh-Tokoh Cerita Pendek Indonesia ini merupakan salah satu yang memperkenalkan sejumlah tokoh besar Indonesia yang turut berperan melanggengkan cerita pendek sebagai salah satu genre di bidang sastra. Beberapa sudah lama meninggal, beberapa masih hidup; ada yang sudah pensiun, ada pula terus berkarya. Selain menyertakan biografi singkat, Anda juga dapat menikmati salah satu cerita pendek dari setiap tokoh, mulai dari Achdiat K. Mihardja, sampai Seno Gumira Ajidarma, yang diurukan berdasarkan urutan usia para cerpenis (halaman viii). Total ada 23 tokoh dengan 23 cerpen dimuat dalam buku ini sehingga buku ini sebenarnya juga boleh disebut sebagai “kumpulan cerpen”.

Dalam setiap biografi singkat, Korrie Layun Rampan, penulis buku ini, memberikan gambaran mulai dari latar belakang tokoh, seperti informasi kelahiran, pendidikan, karya-karya yang dihasilkan, juga penghargaan yang pernah dicapai. Turut disertakan pula ulasan sejumlah karya secara singkat. Ini jelas akan membantu Anda untuk mengetahui seperti apa salah satu karya dari tokoh terkait, mengingat bukan perkara gampang untuk menemukan karya-karya mereka.

Selain itu, proses kreatif beberapa tokoh pun turut diungkapkan. Hal ini juga akan menjadi sesuatu yang sangat berharga, terutama bagi Anda yang ingin berkecimpung dalam dunia penulisan cerita pendek. Misalnya, Nasjah Djamin yang memiliki teknik penulisan sorot-balik untuk memberi latar belakang kehidupan tokoh-tokohnya (halaman 88). Wildan Yatim yang menulis berdasarkan pengalaman pribadi yang kemudian diberi bumbu dan tafsiran khayal dalam persentase yang saling berbeda antara satu cerita dengan cerita lainnya (halaman 207). Dari biografi singkat ini pula kita diberi tahu bahwa improvisasi Danarto lahir dari kenyataan antropomorfisme (halaman 270).

Kalau melihat daftar 23 tokoh yang dimuat di buku ini, Anda mungkin akan mempertanyakan dasar yang digunakan oleh Korrie dalam menampilkan tokoh-tokoh tersebut. Tapi ketika Anda membaca biografi singkat yang disertakan, lalu mencoba mengapresiasi cerpennya, saya kira Anda akan mengerti kenapa tokoh tersebut dipilih. Sederhananya, seluruh tokoh ini diangkat karena mereka memang unik, sebagaimana disampaikan penulis yang juga sastrawan ini dalam paragraf penutup bagian pendahuluan.

Sejak kelahiran cerita pendek Indonesia, sejak kini kedua puluh tiga cerpenis ini menunjukkan segi-segi unik dalam penciptaan cerita pendek dalam sejarah cerita pendek Indonesia. Ada di antara mereka yang sudah selesai dan berhenti menulis, tetapi beberapa cerpenis justru menunjukkan produktivitas dan kreativitas yang tinggi dan akan terus berkembang. (Halaman xxvi)

Menarik disimak, bahwa 23 tokoh yang dimuat dalam buku ini merupakan hasil seleksi terhadap 500-an nama cerpenis yang pernah muncul dalam sejarah panjang cerita pendek Indonesia sejak tahun 1900 hingga tahun 2000. Hal ini menunjukkan bahwa ada begitu banyak tokoh yang berperan menyebarluaskan genre sastra yang satu ini. Dan ini juga berarti, masih terbuka peluang yang begitu besar untuk pengkajian terhadap genre sastra.

Kalau Anda ingin mengenal tokoh-tokoh cerita pendek Indonesia, atau ingin melakukan penelitian mengenai cerita pendek Indonesia, buku ini perlu dibaca dan dijadikan referensi. Kapan lagi mengenal tokoh-tokoh cerpen dan menikmati karyanya?

Meskipun sudah lama saya miliki, yaitu sejak September 2007 sebagai oleh-oleh dari pesta buku di Solo, baru bulan Januari 2008 saya menyelesaikannya. Dan bagi saya, amat tidak sia-sia menambah koleksi buku dengan buku yang satu ini.

Data buku

Judul: Tokoh-Tokoh Cerita Pendek Indonesia
Penulis: Korrie Layun Rampan
Tebal: xxvi + 340 halaman
Ukuran: 14 cm x 21 cm
Penerbit: Grasindo, Jakarta 2005
Situs penerbit: http://www.grasindo.co.id/

2 Responses to “Tokoh-Tokoh Cerita Pendek Indonesia”

  1. Fien Prasetyo June 17, 2008 at 11:25 pm #

    gimana bs dpt buku itu lagi ? aku cari2 di toko buku ga pernah ada. dulu aku punya, tapi dipinjam kawan gak dibalikin. aku sangat kehilangan dan pengen memiliki buku itu lagi. bs bantu gak ?

  2. indonesiasaram June 20, 2008 at 8:49 pm #

    Terus terang, saya mungkin terbilang beruntung juga karena mendapatkannya dalam kegiatan pesta buku. Saya akui, tampaknya buku tersebut kini menjadi barang langka karena di toko seperti Gramedia (setidaknya di Gramedia Matraman, Jakarta) juga sudah tidak saya temukan lagi.

    Mungkin ada pengunjung blog ini yang bisa membantu? Kalau Anda berminat, saya paling cuma bisa membantu dengan mengirimkan salinan buku tersebut. Silakan menghubungi lagi kalau masih berminat, atau kita tunggu respons dari pengunjung blog yang berminat membantu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: