Situs dan Blog

19 Dec

BlogDunia internet telah menghadirkan beragam istilah khusus. Ratusan (atau sudah masuk hitungan ribu?) istilah bertaburan dan masih akan terus berkembang. Ini tentu menjadi PR juga bagi para penyusun kamus, terutama kamus-kamus sekelas Oxford. Tentu saja para penyusun KBBI juga sebaiknya sudah mulai memasukkan kosakata khusus bidang komputer dan internet ini dalam edisi terkininya.

Terus terang, justru dalam hal inilah mereka tampak sangat lambat bergerak. Publikasinya pun hampir tidak terdengar gaungnya. Apa mereka ingin mengoleksi dulu baru dicari padanannya lalu dipublikasikan? Kalau begini, saya khawatir, ketika mereka sudah punya cukup banyak kosakata yang dialihbahasakan (atau sekadar disesuaikan) ke dalam bahasa Indonesia (atau yang akrab dengan lidah orang Indonesia), kosakata itu akan bergeser ke arah yang berbeda dengan deskripsi resmi dari pihak mereka.

Salah satu pergeseran yang saya amati ialah menghilangnya tanda hubung yang mengantarai kata e-mail. Sekarang banyak orang lebih memilih menggunakan email daripada e-mail. Mungkin kalau e-mail akan memakan satu karakter lebih banyak. Hal ini kemudian memaksa orang untuk melihat konteks kalimat (atau malah paragraf) untuk mengenali kosakat bidang apa itu, kedokteran gigikah atau teknologi (komputer/internet).

Efek lain dari hal ini, kita menemukan sebuah homograf baru. Email dengan email. Yang satu artinya ‘bahan padat berwarna putih dan keras yang melapisi dan melindungi bagian dentin mahkota gigi’ (KBBI 2002: 295). Satunya lagi berupa ‘surat elektronik’.

Memang pada sisi lain, homograf ini masih bisa diperdebatkan. Sebab seharusnya padanan untuk e-mail dalam bahasa Indonesia ialah pos-el atau sur-el. Anda bisa melihat situs Puitika.net yang menggunakan pos-el daripada e-mail. (Saya agak lupa media mana yang memakai sur-el.)

Beberapa waktu lalu, saya sempat mendapati teman saya berasumsi bahwa blog dan situs itu berbeda. Dalam kerangka pikir situs sebagai sesuatu yang statis, sebagaimana pada masa-masa awal situs yang hanya berbasis HTML, kita bisa saja berkata bahwa keduanya memang berbeda. Dan memang ada perbedaan di sini. Namun, perbedaan yang saya lihat merupakan perbedaan hierarkial. Artinya, situs sebenarnya merupakan superordinat dari blog. Sederhananya, blog itu merupakan situs juga, hanya salah satu jenisnya saja. Sebab kalau Anda menjelajahi dunia internet, Anda akan mendapati bahwa ada berbagai jenis situs. Ada yang berupa blog, ada yang berupa forum, dan ada juga yang berupa komunitas.

Yah, dunia internet itu luas dan akan terus berubah. Dulu zamannya Web 1.0, lalu Web 2.0, kini kabarnya sudah mulai mengarah ke Web 3.0. Semoga saja Indonesia tidak terlambat dalam menyerapnya. Tapi yang sangat saya harapkan, sosialisasi istilah-istilah baru pada masa mendatang tidak lagi makan waktu kelewat lama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: