Mengapa Ada Dua?

6 Jan

Kalau kita memerhatikan secara saksama, kita akan menemukan adanya dua kata yang sama yang memiliki makna yang tidak jauh berbeda. Bila diperhadapkan pada orang awam, setidaknya nuansa maknanya akan ia pahami.

Kita mengenal adanya kata ekspektasi dan harapan.

Bagi yang pernah mengenyam pendidikan bahasa Inggris, tentunya tidak akan merasa bingung dengan kata pertama. Ya, kata pertama diserap dari bahasa Inggris, expectation. Maknanya? Tidak berbeda jauh dengan kata di sebelahnya, harapan.

Lalu, mengapa kita mengenal dua bentuk tersebut? Hal ini jelas berkaitn dengan proses penyerapan. Ketika kata expectation dianggap lebih nyaman dan mulai sering digunakan, perlahan tapi pasti kata tersebut pun mulai diserap dan menjadi ekspektasi. Ini salah satu asumsi.

Asumsi lainnya ialah bahwa ada nuansa makna lain yang dirasa lebih kena dengan bahasa aslinya tersebut. Dengan demikian, kata harapan pun dihindarkan.

Akan tetapi, bagi masyarakat umum, kedua kata tersebut dianggap tidak terlalu berbeda sehingga pemilihan penggunannya mungkin akan didasarkan pengetahuan masing-masing. Satu hal yang perlu dipikirkan ialah fitur semantik apa yang dibawa oleh kata expectation sehingga, bila memang benar memilik perbedaan, benar-benar menghadirkan nuansa yang lebih berbeda daripada harapan.

4 Responses to “Mengapa Ada Dua?”

  1. thomas January 16, 2007 at 9:54 am #

    saksama atau seksama?
    ekspektansi atau ekspektasi?
    hmmm ..

  2. indonesiasaram January 18, 2007 at 6:08 pm #

    Bentuk-bentuk yang bersaing seperti itu memang ada banyak dalam bahasa Indonesia. Bukan tidak mungkin kalau nanti kita malah menemukan ada tiga bentuk kata yang saling bersaing. (Untuk saat ini saya masih belum memikirkan hal tersebut.) Nah, menurut Bung Thomas sendiri, dari bentuk-bentuk yang Bung kemukakan, yang mana yang lebih tepat?

  3. bennylin September 23, 2007 at 6:40 pm #

    Bung Thomas dan pembaca yang memiliki pertanyaan serupa, silakan kunjungi halaman “Kata Indonesia yang sering salah dieja” di Wikipedia Indonesia untuk mencari jawabannya. Jika belum ada di sana, silakan didiskusikan di halaman diskusinya. Banyak orang yang dapat membantu Anda dalam masalah ini di sana, tanpa mengurangi hormat buat bung Raka.ūüôā

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ekspektansi atau Ekspektasi? « Corat-Coret Bahasa - March 7, 2010

    […] Beberapa waktu yang lalu, seorang pengunjung memberikan respons terhadap artikel saya, Mengapa Ada Dua? Salah satunya, ia menanyakan, mana yang benar, ekspektansi atau […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: