GO SPOT atau Was-Was?

6 Jan

Salah satu senjata utama dalam dunia periklanan adalah bahasa. Penggunaan bahasa yang tepat (belum tentu baik dan benar) akan sangat menentukan apakah “dagangan” Anda laku atau tidak.

Hal tersebut berlaku juga dalam dagangan tayangan televisi. Setidaknya perang kata yang ditujukan untuk menarik pemirsa gencar dilakukan. Hal ini mulai saya perhatikan semenjak perhelatan Piala Dunia yang lalu (meski sebenarnya jauh sebelumnya pun pasti sudah dilakukan).

Salah satunya dalam tayangan gosip. Seorang penyiar acara gosip di RCTI berkata, “Bersama GO SPOT, Anda tidak perlu was-was dan ketinggalan informasi.” Kalimat yang dituturkannya ini jelas-jelas hendak mengajak pemirsa untuk tidak mengalihkan saluran mereka ke saluran SCTV. Hal ini jelas terbukti karena pada jam yang sama, SCTV juga menyiarkan tayangan gosip yang bernama Was-Was. Dengan kata lain, penyiar acara GO SPOT mau berkata, “Anda tidak perlu menyaksikan Was-Was di SCTV karena Anda dapat menyaksikan GO SPOT di RCTI (yang gosipnya lebih bermutu).”

Nah, apakah Anda akan memilih GO SPOT atau Was-Was?

One Response to “GO SPOT atau Was-Was?”

  1. ayanga January 2, 2009 at 7:12 pm #

    its very good

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: