Bagi yang cukup peka, maka dari namanya, dapatlah ditebak kalau saya merupakan penggemar film sekaligus bahasa Korea. Saram merupakan bahasa Korea yang artinya ‘orang’. Maka, Indonesia-saram berarti ‘orang Indonesia’. Dengan kata lain, situs ini dikelola dan ditulis-tulisi oleh orang Indonesia yang mencintai bahasa Indonesia, sekaligus menggemari hal-hal berbau Korea.
Pendidikan
Pernah mengenyam pendidikan tinggi di Universitas Sumatera Utara, Fakultas Sastra, Departemen Sastra Indonesia. Kecintaan terhadap bahasa Indonesia mulai muncul ketika memasuki semester kelima. Saya merasa diberkati karena sejumlah karya tulis, baik ilmiah, maupun populer, sudah dipublikasikan lewat jurnal maupun media massa lainnya.
Pekerjaan Saat Ini
Pernah melayani sebagai editor pemula di Yayasan Lembaga SABDA (YLSA), impian saya ialah dapat melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi. Oleh karena itu, saya juga tengah berjuang untuk mendapatkan celah-celah beasiswa dari siapa pun yang berminat menyumbangkan dana pendidikan baginya. (Bila ada pengunjung yang mengetahui informasi beasiswa, khususnya untuk bidang linguistik, dimohon untuk berkenan menghubungi saya.) Bidang kegemaran saya adalah Sosiolinguistik, Analisis Wacana, dan Psikolinguistik. Meski demikian, seiring waktu, pengetahuan seputar tiga bidang tersebut semakin luntur. Sebaliknya, pengetahuan seputar Ejaan yang Dipersulit … eh, Ejaan yang Disempurnakan, terus bertambah.
Penggemar Musik
Selain gemar utak-atik masalah bahasa Indonesia, saya juga gemar bermain musik. Sempat bercita-cita menjadi orang tenar lewat grup musik bikinan sendiri, kini seiring kepindahannya ke Solo, Jawa Tengah, kegiatan yang kini beralih dari cita-cita menjadi hobi ini lunturlah sudah. (Tapi sampai saat ini saya masih terus menulis di kala senggang.)
Meski impian tersebut tidak (atau belum) tercapai, setidaknya musik tidak bisa dipisahkan. Selain penggemar musik berkategori oldies, musik-musik yang dikenal sebagai J-pop dan J-rock juga digemari. Selain menggemari musik-musik Kiroro, sekarang saya juga menjadi penggemar Garnet Crow, Glay, dan The Yellow Monkey.

Foto: Kiroro Official Web Site
Game dan Komik
Bermain game dan membaca serta mengoleksi komik merupakan kegemaran saya lainnya. Saya masih terus penasaran dengan seri FIFA dari EA Sports, yang saya harap suatu saat menyertakan J-League. Tapi kini pun saya juga harus pensiun dari bermain game. Namun, Naruto karya Masashi Kishimoto dan One Piece karya Eiichiro Oda masih terus diikuti dengan setia. Ini dua komik yang sangat fantastis. Anda harus baca!
Penggemar Film Korea
Sejak menonton My Sassy Girl pada 14 Februari 2004 yang lampau, berbagai film Korea pun mulai disantap. Mulai dari Shiri yang dibintangi Choi Min-sik dan Han Suk-kyu, sampai Taegukgi yang dibintangi Won Bin, Jang Dong-gun, dan Lee Eun-ju (alm.). Jeon Ji-hyeon menjadi aktris favorit, bersama dengan Son Ye-jin dan (alm.) Lee Eun-ju.
Meski tidak seluruhnya, beberapa film Hollywood juga saya saksikan, kok. Sebut saja, misalnya trilogi The Lord of the Ring. Film-film klasik seperti Wizard of Oz juga menjadi favorit saya. Ada juga film Jepang karya Akira Kurosawa, seperti Ran dan The Seven Samurai.




