“Chatting”, Ceting, atau Rumpi?

11 Feb

Saya baru mengenal dunia internet pada tahun 1999. Saat itu daripada mengetahui cara mengunjungi sebuah situs internet, yang pertama kali saya ketahui justru cara berbincang-bincang dengan berbagai orang dari penjuru dunia dengan menggunakan Internet Relay Chat (IRC). Yang paling umum saat itu ialah mIRC dan ICQ. Belakangan orang banyak melakukan kegiatan ini melalui messenger, seperti Yahoo! Messenger (YM), MSN messenger, atau Google Talk. Kegiatan berkomunikasi melalui internet itu dalam bahasa Inggris disebut chatting.

Sebenarnya chatting tidak melulu dalam konteks berkomunikasi lewat internet. Dalam kehidupan keseharian selain di dunia nyata, kosakata ini juga digunakan. Jadi, kalau Anda berbincang-bincang dengan seseorang di kafe, misalnya, tindakan tersebut bisa disebut sebagai chatting. Dengan demikian, tidak ada perbedaan meskipun konteksnya berbeda.

Namun ketika menyusun skripsi mengenai struktur percakapan yang dilangsungkan dengan menggunakan IRC tersebut, saya memutuskan untuk menggunakan ceting sebagai padanan chatting. Saat itu tahun 2005, saya akui kalau saya belum tahu kalau ada padanan kata lain yang digunakan untuk kata chatting, yaitu rumpi. Saya kira saya menjadi korban dari sosialisasi istilah yang tidak bisa dibilang telah dilakukan tuntas itu. Alhasil, dengan percaya diri saya menerbitkan istilah baru, meski hanya untuk kalangan terbatas di Departeman Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Sumatera Utara.

Meski demikian, saya justru merasa ada sedikit nilai tambah dari penggunaan ceting daripada rumpi dalam karya tulis tersebut. Dan mungkin saja manfaatnya cukup relevan juga bila digunakan pada saat ini.

Kata rumpi terdaftar sebagai salah satu kata serapan dari bahasa (logat) Jakarta. Rumpi diartikan sebagai mengobrol sambil bergunjing dengan teman, biasanya dalam kelompok kecil (KBBI 2005: 968). Lalu kalau mencermati deret kata yang senada dengan rumpi, sebagaimana terdapat dalam Tesaurus Bahasa Indonesia, kita akan menemukan kata bergunjing, bergosip, dan meresik (2006: 537).

Sementara itu, ketika kita berbincang-bincang, entah menggunakan IRC maupun perangkat messenger, kita tidak selalu bergunjing atau bergosip. Meskipun tindakan tersebut juga bisa jadi dilakukan, tapi hal yang cukup sering terjadi ialah berkenalan dengan orang lain, mendiskusikan sesuatu (bukan bergunjing), berbagi ilmu, atau melepas rindu.

Dalam hal ini, sebenarnya bisa dipertentangkan dua pendapat mengenai pemilihan kata rumpi sebagai padanan kata chatting. Pendapat pertama, penggunaan kata rumpi cenderung menyudutkan chatting sebagai kegiatan bergunjing belaka. Sebab, seperti kita ketahui, kegiatan bergunjing cenderung bermuatan negatif daripada positif, sementara chatting tidak melulu negatif. Pendapat kedua, penggunaan kata rumpi bisa dianggap sebagai upaya pemberian nilai yang netral, yang bisa positif dan bisa juga negatif terhadap kata tersebut. Selain itu, pemilihan kata rumpi juga menunjukkan ketaatan pada kaidah penyerapan kosakata.

Bagaimana dengan ceting? Terus terang ini boleh dibilang sebagai kosakata bikinan saya saja. Meski demikian, bukannya tidak mungkin juga digunakan. Sebab saya melihat ada manfaat penggunaan kata tersebut daripada menggunakan rumpi.

Penggunaan ceting bisa lebih praktis daripada kalau memilih rumpi. Kita tidak perlu menjelaskan kepada pembaca atau pendengar bahwa konteks pembicaraan adalah dalam dunia maya atau internet. Apalagi kosakata chatting merebak dan memasyarakat ketika internet mulai mewabah di negeri ini. Jadi, dengan menggunakan ceting, kita bisa sekaligus menunjukkan konteks pada pembaca maupun pendengar, meskipun hanya melalui satu kalimat, bahwa konteks pembicaraan berada di seputar dunia maya.

Kata yang mana pun yang Anda pilih, menurut saya, tidaklah terlalu masalah selama Anda menggunakannya secara tepat dan konsisten. Karena kehadiran ceting justru bisa dipandang sebagai pengayaan kosakata dan memungkinkan perluasan diksi dalam dunia karang-mengarang.

About these ads

12 Responses to ““Chatting”, Ceting, atau Rumpi?”

  1. bosbas February 15, 2008 at 8:49 am #

    wah ini baru aku tahu ada blog yang bisa membantu aku kuliah s2

  2. bosbas February 15, 2008 at 8:53 am #

    bung saya kesuliatan menulis tesis tentang sosiolinguistik mengenai tindak tutur, kalau bisa aku dibantu untuk kelancaran ini

  3. indonesiasaram February 22, 2008 at 7:10 pm #

    Terima kasih telah berkunjung ke blog saya. Kalau boleh tahu, masalahnya dalam hal apa, ya? Saya sudah mencoba menghubungi Anda dengan surat elektronik, namun tampaknya alamat yang Anda cantumkan salah. Silakan hubungi saya lagi. Kalau bisa, tentu saya akan bantu.

  4. ruben March 8, 2008 at 1:52 pm #

    dasyat

  5. indonesiasaram March 9, 2008 at 7:45 am #

    Hmm, apanya yang dahsyat, Bung? Omong-omong, terima kasih telah berkunjung.

  6. Benny May 17, 2008 at 5:02 pm #

    bisa juga: “obrol” atau “obrolan maya”

  7. dedi reso June 17, 2008 at 8:33 pm #

    minta tolong dong bantin aku caranya masuk di yaho messenger untuk info aku udah download yahoony tapi waktu mau diaktifkan aggak rewel.baru gimana ya….

  8. indonesiasaram June 19, 2008 at 7:01 am #

    Waduh, masalah teknis nih. Setahu saya kalau messenger tersebut sudah terunduh secara sempurna, seharusnya bisa dijalankan dengan baik. Biasanya kita cuma harus memasukkan nama pengguna dan kata sandi(username) Yahoo! kita.

  9. panca December 19, 2008 at 11:15 pm #

    hai cathing

  10. hazna January 4, 2009 at 10:18 am #

    makasih……..

    tulisannya membantu tgs2 nie

  11. dian April 5, 2009 at 7:42 pm #

    pak..
    jd enaknya ap chatting ato ceting klo dtulis dskripsi?? soalnya penelitianku jg ttg bahasa chatting.
    mohon ide,, bagusnya masalahnya apa ya, klo yang diangkat bahasa chatting dlm game online.
    pembimbingku ksh saran ttg analisis pragmatiknya.
    makasih

  12. thery May 14, 2009 at 12:48 pm #

    i lake sms

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 37 other followers

%d bloggers like this: