Posted by: indonesiasaram | April 29, 2007

Kasus Penulisan Tanda Baca: Dispasi atau Tidak?

Mungkin salah satu informasi yang paling banyak menghadirkan kesalahan ejaan adalah undangan. Kalau Anda melihat undangan-undangan rapat gereja, undangan pernikahan, undangan sunatan, dan lain-lain, kasus-kasus penulisan tanda baca menjadi sesuatu yang banyak dijumpai.Sebut saja, misalnya, penggunaan titik dua (:). Tak jarang ditemukan penulisan yang sebagai berikut.

Hari/tanggal : Senin, 30 April 2007
Tempat       : Wisma Kartini
Pukul          : 17:00 - selesai

Bahkan sesekali dijumpai pula penulisan garis miring (/) seperti di bawah ini.

Hari / tanggal : Senin, 30 April 2007
Tempat         : Wisma Kartini
Pukul            : 17:00 - selesai

Satu hal yang perlu disoroti dalam penulisan titik dua pada contoh di atas ialah adanya spasi sebelum tanda-tanda baca tersebut ditulis. Pada contoh pertama, ada spasi yang memisahkan “hari/tanggal” dengan tanda titik dua. Lalu pada contoh kedua, tidak hanya masalah dengan tanda titik dua saja, tapi juga garis miring.

Jelas penulisan keduanya tidak tepat. Seharusnya, penulisan tanda-tanda baca tersebut tidak diantarai spasi. Pada kasus tanda titik dua, spasi hanya diberikan pada bagian yang hendak diterangkan, dijelaskan, atau dirinci. Namun, pada tanda garis miring, tidak ada spasi yang mengantarai bagian sebelum dengan sesudahnya; semuanya ditulis serangkai.

Hanya saja, dalam undangan-undangan tersebut, untuk menjaga kerapian, memang tanda titik dua selalu dibuat berurut. Untuk kasus seperti ini, spasi hanya dimungkinkan hanya pada bagian yang tidak terlalu panjang, dalam contoh di bawah ini ialah “tempat” dan “pukul”.

Hari/tanggal: Senin, 30 April 2007
Tempat      : Wisma Kartini
Pukul         : 17:00 - selesai

Tidak hanya pada tanda titik dua dan garis miring, pada tanda kurung pun sering dijumpai adanya spasi dengan bagian yang dikurung. Jadi, kadang kita menemukan, misalnya:

Pukul : 17:00 ( 5 sore )

yang seharusnya dituliskan:

Pukul: 17:00 (5 sore).

Setidaknya, ada dua penjelasan yang mungkin untuk kedua kasus ini. Pertama, kesalahan ketik, sebagai penjelasan yang paling sederhana. Meski demikian, bila kesalahan serupa muncul terlalu sering, hal itu tentu berarti bahwa yang menuliskan undangan tersebut memang memiliki pemahaman yang keliru. Kemungkinan kedua, spasi justru digunakan untuk memudahkan pembaca untuk melihat informasi yang hendak disampaikan.

Responses

HI, wah bagus deh atas ulasan tentang kesalahan penulisan surat ini. Saya mau tanya gimana dengan penulisan huruf besar dan huruf kecil
Contoh yang anda post

Hari/tanggal: Senin, 30 April 2007
Tempat : Wisma Kartini
Pukul : 17:00 - selesai

pertanyaan saya mana yang benar

Contoh isi surat a.

Dengan ini kami mengundang ibu/bapak pada acara peresmian gedung olahraga yang akan dilaksanakan pada:

Hari/tanggal: Senin, 30 April 2007
Tempat : Wisma Kartini
Pukul : 17:00 - selesai

atau

Contoh isi surat b.

Dengan ini kami mengundang ibu/bapak pada acara peresmian gedung olahraga yang akan dilaksanakan pada:

hari/tanggal: Senin, 30 April 2007
tempat : Wisma Kartini
pukul : 17:00 - selesai.

Bagaimana pendapat Anda sendiri? Supaya tidak terkesan Anda bertanya tanpa memikirkannya terlebih dahulu.

Apakah sama kasusnya dengan kata dalam kalimat di bawah ini: mana yang benar?

Dia membuat / merancang sebuah rencana?
(ada spasi sebelum dan setelah kata membuat)

atau

Dia membuat/merancang sebuah rencana?
(tanpa spasi sebelum dan setelah kata membuat)

Ya, Anda benar. Kasusnya sama. Jadi, yang benar adalah yang kedua, yang tanpa spasi.

Leave a response

Your response:

Categories